10/11/2019

8 Alasan Mengapa Pasutri harus Bercinta setiap hari

Oktober 11, 2019
Pandanglah dengan rasa cinta...
Jakarta (Pasutri) - Bercinta adalah kodrat manusia sebagai mahluk sosial, tetapi bercinta pun mungkin setiap orang memiliki definisinya sendiri. Leluhur kita sudah memberikan definisi bercinta yang benar, sehingga bercinta adalah sakral....

Baca juga : Tips : Tingkatkan Stamina tanpa Obat Apapun

1. Membuat Panjang umur
Rutin bercinta, akan membuat kita lebih terhindari dari risiko kematian akibat penyakit. Dari hasil penelitian membuktikan, seseorang yang bercinta minimal dua kali seminggu, memiliki usia yang lebih panjang daripada yang hanya sekali sebulan.

2. Melancarkan Peredaran Darah
Untuk mendapatkan stamina yang sempurna, dibutuhkan aliran darah yang prima, untuk itu dibutuhkan sistem kardiovaskular yang juga baik.

3. Menjaga kesehatan jantung
Ada berbagai penelitian yang menyebut risiko serangan jantung berkurang pada laki-laki yang bercinta lebih dari dua kali sepekan. Selain karena bercinta itu sendiri melibatkan aktivitas fisik yang intens, seperti halnya olahraga, rutinitas bercinta juga menunjukkan fungsi kardiovaskular yang baik.


4. Meningkatkan daya tahan tubuh
Rutin bercinta akan meningkatkan antibodi IgA (Imunoglobulin A). Komponen sistem imun ini dibutuhkan untuk menangkal berbagai serangan penyakit, termasuk flu.

5. Meredakan stres
Tidak ada ceritanya, bahwa seseorang stres sesudah bercinta.

6. Pereda nyeri alami
Ketuntasan adalah pereda nyeri alami yang sangat efektif. Ketika seseorang mengalami ketuntasan, otak akan melepas hormon oksitosin hingga 5 kali lebih banyak dari biasanya. Hormon ini selain memicu rasa senang, juga meningkatkan toleransi rasa nyeri.

7. Menjaga Tubuh Tetap Langsing
Jangan salah, bercinta merupakan aktivitas fisik yang setara dengan olahraga berintensitas ringan hingga sedang. Dalam 30 menit durasi bercinta, diperkirakan ada sekitar 80 kalori yang terbakar.

8. Bercinta Menurut Aturan Leluhur
Disinillah kuncinya, karena bercinta menurut aturan Leluhur. Bercinta adalah prosesi sakral, sehingga harus bersih-bersih segalanya sebelum bercinta, baik badan (mandi sebelum bercinta), meditasi ringan (membersihkan pikiran).

Baca juga : Daun Kemangi Tingkatkan Stamina

Catatan :

Twitter : @Pasutri - Instagram : @igpasutri - Tik tok : @tiktokpasutri -  www.pasutri.web.id

Foto : Istimewa

4/21/2019

Tingkatkan Stamina dengan Semangka Kuning

April 21, 2019
Semangka Kuning Tingkatkan Stamina
Jakarta (Pasutri) - Peneliti dari Texas Amerika Serikat menyatakan bahwa, di dalem buah Semangka Kuning ada senyawa yang dikenal dengan nama Citrulline. Zat yang ini yang sering disamakan dengan Peningkat Keperkasaan. 

Beberapa kegunaan buah Semangka Kuning:
  • Leluhur kita menggunakannya untuk menyembuhkan demam serta sariawan.
  • Menyehatkan jantung serta melancarkan sirkulasi darah. Sebab Semangka Kuning mengandung Asam Amino yang juga baik bagi daya tahan tubuh.
  • Dapat menyehatkan ginjal, karena bersifat Diuretic yang Menstimulasi untuk pipis lagi dan lagi. Hal ini ternyata baik untuk kesehatan.
  • Mengandung senyawa Likopen sebagai Anti-Oksidan yang baik. Likopen dapat melindungi tubuh dari radikal bebas, sehingga manusia terlindungi dari serangan penyakit ganas semacam kanker.
  • Menghindarkan dari penyakit tekanan darah tinggi. Hal ini dikarenakan kandungan Kalium yang cukup tinggi di dalam semangka.
  • Kombinasi vitamin kompleks yang tersembunyi di dalam semangka dapat membantu tubuh terus bugar apabila dikonsumsi secara teratur.
  • Mengandung serat alami yang baik bagi pencernaan. Sehingga dengan mengkonsumsi buah semangka secara teratur setiap hari, kita dapat terhindar dari penyakit sembelit.
  • Baik bagi yang sedang melakukan program diet, karena Semangka Kuning mengandung gula sederhana dalam kadar yang terbatas. Di sisi lain, airnya akan membantu kita kenyang lebih lama.
Catatan :

Twitter : @Pasutri - Instagram : @igpasutri - www.pasutri.web.id

Foto : Istimewa



4/18/2019

Suami Anda Mungkin Senang, jika Rambut Anda Rapih, Bersih, dan Wangi

April 18, 2019
Jakarta (Pasutri) - Cara Alami Merawat Rambut...
  • Rapikan rambut 4-6 minggu sekali untuk membuang ujungnya yang kering dan pecah-pecah
  • Keramas cukup 2 hari sekali, dan hindari menggosok rambut terlalu keras saat keramas
  • Gunakan sisir bergerigi jarang untuk meminimalkan kerusakan rambut
  • Jauhkan dari penggunaan produk styling, seperti mousse, gel dan hair spray, karena justru dapat  memudarkan kilau rambut
  • Bilaslah rambut sebelum dan setelah berenang untuk menhindari rambut dari zat kaporit
Twitter : @Pasutri - Instagram : @igpasutri - www.pasutri.web.id

3/05/2019

Apa Itu Gula Darah?

Maret 05, 2019
Jakarta (Pasutri) - Bagi pasutri, penyakit gula adalah momok bagi sang suami, karena diabetes sangat berpengaruh pada stamina pria.

Bagi mereka yang memiliki kadar gula yang tinggi dalam darahnya, dapat disebut sebagai penderita pra diabetes. 

Sedangkan bagi mereka yang sudah terdeteksi sebagai penderita Penyakit Gula Darah / Diabetes Melitus / Penyakit Kencing, beresiko tinggi pada infeksi dan luka pada kaki.

Luka kecil pada kaki dapat membesar, bahkan jika tidak dirawat dapat menimbulkan Gangren (pembusukan akibat luka). Jika didiamkan, bukan tidak mungkin bagian kaki yang terkena infeksi dapat diamputasi untuk menghindari tersebarnya Gangren ke jaringan lain.

Pencegahan Penyakit Gula Darah ini dapat dilakukan pencegahan untuk memperkecil resiko dari penyakit pra diabetes.

Foto : Istimewa

Pencegahan Penyakit Gula Darah

Maret 05, 2019
Jakarta (Pasutri) - Bagi pasutri, kesehatan adalah yang utama, penyakit gula merupakan penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat kita. Kiranya ini adalah salah satu cara untuk mencegahnyanya

1. Pencegahan primer
Beberapa faktorr yang bisa menyebabkan Diabetes Mellitus perlu diperhatikan, baik secara genetik maupun lingkungan, antara lain :
  • Pola makanan sehari-hari yang harus seimbang, tidak berlebih
  • Olahraga secara teratur, tidak banyak berdiam diri
  • Usahakan berat badan dalam batas normal
  • Hindari konsumsi obat-obatan yang dapat menimbulkan Diabetes Mellitus
2. Pencegahan sekunder
Bagi penderita Diabetes Melitus, agar dapat mencegah penyakit tersebut tidak menimbulkan komplikasi penyakit lain, menghilangkan gejala dan keluhan penyakit Diabetes Mellitus.
Pencegahan sekunder meliputi deteksi dini penderita diabetes mellitus, terutama bagi mereka yang memiliki genetic, berisiko tinggi terkena Diabetes Mellitus.

Berikut beberapa hal yang harus dilakukan dalam pencegahan sekunder, antara lain :
  • Diet sehari-hari harus seimbang dan sehat
  • Menjaga berat badan dalam batas normal
  • Usaha pengendalian gula darah agar tidak terjadi komplikasi diabetes mellitus
  • Olahraga teratur sesuai dengan kemampuan fisik dan umur
3. Pencegahan tersier
Pencegahan tersier bertujuan untuk mencegah kecacatan lebih lanjut dari komplikasi penyakit yang sudah terjadi. Berikut pencegahan yang dimaksud :
  •  Mencegah terjadinya kebuataan jika menyerang pembuluh darah mata
  • Mencegah gagal ginjal kronik jika menyerang pembuluh darah ginjal
  • Mencegah stroke jika menyerang pembuluh darah otak
  • Mencegah terjadinya gangren jika terjadi luka.
Foto : Istimewa

Diabetes Test - Tes Gula Darah

Maret 05, 2019
Jakarta (Pasutri) - Artikel Bahasa Indonesia, setelah Artikel Bahasa Inggris

English
Diagnosis of blood sugar disease can be established by measuring blood glucose levels when fasting and 1-2 hours after drinking a 75 gram glucose solution (oral glucose tolerance test).

Here are some parameters that can be used to diagnose blood sugar disease, including:
  1. A person is said to suffer from Diabetes Mellitus, if the fasting blood glucose level is more than 126 mg/dl, or 2 hours after drinking a 75 gram glucose solution, indicating a blood glucose level of more than 200 mg/dl.
  2. A person is said to have impaired glucose tolerance, if fasting blood glucose levels reach 110-125 mg/dl, or 2 hours after drinking 75 grams of glucose solution, indicating blood glucose levels of 140-199 mg/dl.
  3. A person is said to be normal or not suffering from Diabetes Mellitus if fasting blood glucose levels are less than 110 mg/dl, blood glucose levels 1 hour after drinking a 75 gram glucose solution, indicating blood glucose levels of less than 180 mg/dl, and 2 hours blood glucose levels thereafter less than 140 mg/dl.
Source: From Various Sources
Photo: Special

Bahasa Indonesia
Diagnosis penyakit gula darah dapat ditetapkan dengan mengukur kadar glukosa darah ketika puasa dan 1-2 jam setelah meminum larutan glukosa 75 grm (tes toleransi glukosa oral).
Berikut beberapa parameter yang dapat digunakan untuk mendiagnosis penyakit gula darah, antara lain:
  1. Seseorang dikatakan menderita penyakit Diabetes Mellitus, apabila kadar glukosa darah ketika puasa lebih dari 126 mg/dl, atau 2 jam setelah minum larutan glukosa 75 gr, menunjukkan kadar glukosa darah lebih dari 200 mg/dl.
  2. Seseorang dikatakan terganggu toleransi glukosanya, jika kadar glukosa darah saat puasa mencapai 110-125 mg/dl, atau 2 jam setelah minum larutan glukosa 75 gram, menunjukkan kadar glukosa darah 140-199 mg/dl.
  3. Seseorang dikatakan normal atau tidak menderita Diabetes Mellitus jika kadar glukosa darah saat puasa kurang dari 110 mg/dl, kadar glukosa darah 1 jam setelah minum larutan glukosa 75 gram, menunjukkan kadar glukosa darah kurang dari 180 mg/dl, dan kadar glukosa darah 2 jam setelahnya kurang dari 140 mg/dl.
Sumber : Dari Berbagai Sumber
Foto : Istimewa

About Us

Recent

Copyright 2021 © Pasutri - Couple All Right Reserved