Jangan Cari Istri yang Bermental Pelacur

Cinta Sejati hanya Satu Cinta untuk Satu Orang
Jakarta (Pasutri) - Belakangan hari ini, saya membaca di medsos, mengenai semakin suami memberikan uang kepada istrinya, maka semakin kaya suaminya.

Hal itu tidak seluruhnya benar, karena Pasutri memiliki motto : "Dibalik Suami yang Berhasil, ada peran Istri yang Baik dan Mendukung. Namun, Dibalik Suami yang Gagal, ada peran Istri yang Buruk dan Merongong" (SSM)

Cukup fair khan motto Pasturi di atas.

Sebuah keberhasilan suami memang tidak terlepas dari peran Istri, tapi juga sebaliknya. Jadi kalau Istri hanya melihat dari apa yang ia terima dari suami, terus dimana pernyataan Istri yang dapat diberikan kepada Suami, agar sang Suami dapat berhasil.

Pernyataan yang terus digaung-gaungkan kaum Wanita, membuat ambigu bagi para Pria yang tidak dapat berfikir logis. Akhirnya ditelan mentah-mentah yang akhirnya disebut ISTI.

Menanggapi ISTI, kita harus melihat dari, Menghormati itu bukan Takut, tetapi kalau sudah takut, itu bukan lagi Menghormati, tapi dibawah Kekuasaan Istri. Pertanyaannya, apakah Anda kaum Priai mau menjadi sapi perahan, Bukan Mendapatkan Cinta Sejatinya?

Kalau hanya menjadi Sapi Perahan, apa bedanya dengan para Pria yang mau disebut playboy, tapi mainnya di tempat pelacuran. Artinya si Pria hanya bisa dan berani, karena mengandalkan uang, untuk menguasai lawan jenisnya.

Nah, kalau Anda juga sama dengan posisi si pria "playboy" tersebut di atas, dalam rumah tangga Anda, maka Anda membiarkan Istri Anda untuk menjadi bermental Pelacur.

Wanita yang bermental Pelacur, mottonya jelas : "Ada Uang Abang Sayang, Tidak Ada Uang Abang Melayang"

Jika Istri Anda bermental Pelacur, maka Anda syah untuk memiliki Istri banyak, karena Anda tidak mendapatkan Cinta Sejatinya.

Yang perlu dicatat, yang namanya Cinta Sejati itu hanya Satu, hanya Satu, ingat Hanya Satu. Jika Istri Anda ingin diperlakukan seperti motto "Ada Uang Abang Sayang, Tidak Ada Uang Abang Melayang".  
Maka Jelas, Istri Anda ingin diperlakukan layaknya Pelacur. (EW)

Foto : Istimewa

Subscribe to receive free email updates: