Pacaran Bukan Proses Penipuan

Jakarta (Pasutri) - Pacaran adalah proses penipuan yang kini sedang terjadi. Pasalnya, pacaran masa kini bukanlah bertukar informasi mengenai karakter mereka masing-masing. Tetapi beradu manis, artinya kedua belah pihak memperlihatkan kebaikannya, untuk saling mendapatkan hati pasangannya, untuk mengambil keuntungan.

Mungkin kita bertanya? Keuntungan apa?
Saat ini orang banyak yang ingin eksis, atau menjadikan justru lebih banyak manusia yang krisis eksistensi.

Saat remaja atau SMA
Misalnya seseorang yang dikenal di sekolah (istilah sekarang anak hits), maka yang memacarinya kecepretan jadi ikut dikenal, itulah salah satu keuntungannya.

Artis dan Orang Kaya
Si Artis bisa numpang hidup, si orang kaya bisa numpang terkenal, dlsb.

Nah intinya, pacaran banyak di salah artikan. Kalau masing-masing mencari keuntungan dari pasangannya, maka itu adalah sebuah penipuan atas nama cinta.

Sebenarnya pacaran adalah untuk penjajakan satu sama lainnya, bagaimana berkomunikasi yang baik, membicarakan nilai-nilai yang akan disepakati kelak, dengan tentunya menganut @StandarTunggal

Jadi Pacaran, apalagi untuk menuju Pasutri, bukanlah mencari keuntungan, tetapi mencari titik kebahagiaan bersama pasangannya. (SSM)


Subscribe to receive free email updates: