About

slider

Recent

?max-results=10">
'); document.write(" ?orderby=updated&alt=json-in-script&callback=labelthumbs\"><\/script>");

Popular Posts

Entri yang Diunggulkan

Tips : Perkasa tanpa Obat Apapun

Rahasia Perkasa tanpa Pikiran Kotor, tapi Tahan Lama Jakarta ( Pasutri ) - Ini pengalaman teman gw, sebut saja Santo, yang awalnya ia orang ...

Accordition

Comments

Slide Show

Featured Posts

"Pasutri" dari Pandangan Pria

Populer

Navigation

Nasehat Perkawinan : Ingin Rukun atau Ingin Cerai

Rukun atau Cerai adalah pilihan, karena hidupmu adalah pilihanmu. Sebelum membahasnya, mari kita amati bersama, dampak apa yang terjadi pada anak², d
Sosok Mimi dan Mintuno
Jakarta (Pasutri) - Rukun atau Cerai adalah pilihan, karena hidupmu adalah pilihanmu.

Sebelum membahasnya, mari kita amati bersama, dampak apa yang terjadi pada anak², dan diri kita sendiri, jika harus rukun atau harus cerai.

Ingat anak broken home itu, bukan hanya dikarenakan oleh orang tua mereka yang bercerai, tapi faktor dari interaksi dan komunikasi orang tua mereka yang tidak harmonis, yang setiap hari dipertontonkan oleh orangtua mereka.

Jadi, orang tua mereka cerai atau tidak, mereka bisa jadi anak yang broken home. Karena selalu dipertontonkan oleh interaksi dan komunikasi yang tidak harmonis.

Dengan demikian dapat disimpulkan sementara...

Bukan karena kamu mau rukun, maka kamu ingat² yang baik² dari pasanganmu, sementara jika kamu mau cerai, kamu ingat² yang jelek² dari pasanganmu. Bukan itu...

Melalui Pacaran, atau Dijodohkan, atau bahkan "Kecelakaan", bisa saja bahagia, atau neraka... (Akan saya bahas dalam artikel yang lain)

Intinya saat kita melangkah ke jenjang pernikahan, ada "SATU TANGGUNG JAWAB BESAR", yang harus dibagi secara adil, yang diilustrasikan dengan hewan laut Mimi lan Mintuno, yang selalu saling mendukung satu sama lainnya, bahkan kalau mereka harus dipisahkan, mereka segera mati.

Maka jika Satu Tanggung Jawab Besar itu tidak dapat kalian diskusikan, dan didistribusikan secara adil, niscaya ada salah satu pihak yang tersakiti, atau tertindas, atau bahkan merasa terintimidasi. Belum lagi, setelah pembagian yang adil tersebut, tidak dapat dijaga dengan konsisten dan komitmen dari kalian berdua.

Jujur pada diri sendiri dan Kajiwo (empati) adalah hal yang utama, dalam hubungan apapun, kecuali hubungan bisnis wkwkwk...

Nah kalau kalian menggunakan "nilai² bisnis" dalam Pernikahan kalian, jangan salahkan, kalau akan banyak perselisihan dan perselingkuhan. Karena khan yang penting adalah, siapa memanfaatkan siapa, yang penting meraih keuntungan diri sendiri atau masing².

Hakekat pernikahan adalah, membentuk tim yang kuat, dimana anggotanya saling melengkapi satu sama lainnya, yang dikenal dengan nilai² kehidupan perkawinan "Mimi lan Mintuno".

Kembali ke tema awal " Ingin Rukun atau Ingin Cerai"

Jika pada awalnya kalian menggunakan nilai² bisnis, dan kalian masih ingin rukun kembali, cobalah berganti ke nilai² Mimi lan Mintuno, pasti ada pemecahannya.

Tapi jika hanya salah satu dari kalian yang menginginkan rukun, itu adalah hal yang tidak mungkin. Artinya, kalian sudah waktunya untuk Cerai. Dan jangan ditunda lagi, karena hanya penderitaan yang panjang yang akan dirasakan, tidak hanya oleh kalian berdua, tapi juga akan melahirkan anak² yang broken home.

Buat anak² kalian yang terlanjur broken home, bisa kalian lakukan terapi, baik dengan membaca buku² psikologi, maupun ke ahlinya. 

Dengan ilustrasi di atas, semoga keputusan kalian untuk Rukun atau Cerai, tidak terlambat. (SSM)

Laman : www.pasutri.web.id | IG : @igpasutri | Twitter : @pasutri


Twitter : @Pasutri
Instagram : @igpasutri
Tik Tokn: @tiktokpasutri
www.pasutri.web.id

Foto : Istimewa


Share
Banner

matahatinews

Post A Comment:

0 comments: