Susu Kaleng 12.3 : Blekok

Jakarta (Pasutri) - Iklan sebuah balsem gosok, dimulai dengan adegan dimana sang suami merasa pegal linu, mungkin karena terlalu letih bekerja seharian. Untuk apa lagi, kalau bukan untuk menafkahi anak istrinya.

Tetapi ketika sang suami baru merasakan manfaat dari khasiat obat gosok tersebut, sang istri sudah mengumpat dengan kata "Gantian Blekok"

Dari adegan di atas, dan dari opini yang berkembang di masyarakat, syah saja melihat adegan tersebut. Bahkan mungkin, ikut mendukung opini, seolah suaminya memanfaatkan sang istri untuk kepentingannya.

Kesimpulan sementara dapat dikatakan, letihnya suami yang setelah seharian mencari nafkah, dan akhirnya kelelahan, hingga ia memerlukan pijatan untuk memulihkan staminanya, tidak perlu diperhitungkan bahkan mungkin tidak perlu dihargai.

Sementara sang istri yang relatif baru sebentar saja memijat suaminya, jika dibandingkan dengan suaminya yang seharian mencari nafkah, seolah lebih berjasa dari apa yang telah dilakukan oleh suaminya.

Dari iklan tersebut, opini yang ada, walaupun mungkin tanpa sadar, seolah-olah justru sang suami lah yang tidak tahu diri.

Di sini jelas sekali bahwa wanita mendapatkan banyak pengecualian terhadap pelecehan kepada pria.

Foto : Istimewa
Terus Membaca
Twitter : @Pasutri
Instagram : @igpasutri
www.pasutri.web.id





Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Susu Kaleng 12.3 : Blekok"

Posting Komentar