Kesetaraan Gender vs Poligami

Meskipun menempati posisi tertinggi (Ibu Pdrtiwi), tapi tetap harus mengikuti tuntunan Pria (Mimi lan Mintuno)
Jakarta (Pasutri) - Saat ini ada dua kelompok yang bertikai, Kelompok Pejuang Kesetaraan Gender dan Kelompok Pejuang Poligami.

Baca juga : Apa itu Pasutri??

Kelompok Poligami menempatkan wanita sekedar alat pemuas pria semata.

Baca juga : Jangan Cari Suami yang Bermental Penguasa

Sementara Kelompok Kesetaraan Gender, menempatkan wanita sebagai manusia yang setara tanpa melihat gender.

Baca juga : Jangan Cari Istri yang Bermental Wanita Nakal

Kedua Kelompok tersebut, menurut saya tidak ada yang cocok untuk Budaya Nusantara, bahkan cenderung merusak Budaya Nusantara.

Filosofi Budaya Ibu Pertiwi untuk Pasutri adalah Mimi lan Mintuno. Gambaran kesetiaan yang digambarkan oleh Mimi lan Mintuno adalah Kesetiaan yang Setara tanpa Gender.

Baca juga ; Apa itu Pasutri??

Dua variabel di atas (Ibu Pertiwi & Mimi lan Mintuno) adalah dua hal yang tidak dapat terpisahkan, sehingga menghasilkan interaksi setara dan sehat, di dalam kehidupan Pasutri.

Ibu Pertiwi di Nusantara menggambarkan bagaimana seorang Ibu itu sangat dihormati, tapi karena Kepala Rumah Tangga itu Pria (Suami), maka seorang Ibu harus hormat kepada Suaminya. Maka tampak Suami Istri yang berfilosofi Mimi lan Mintuno itu setara, karena harus saling mengakui kekurangannya, saat mereka harus dipisah.

Baik Kelompok Kesetaraan Gender maupun Kelompok Poligami mereka sama² memiliki Partai Politik.

Maka jelilah keluarga Anda untuk berpolitik.

Catatan :

Ada di Kelompok manapun Anda, dan ingin merubah norma-norma Pasutri Leluhur Nusantara, maka Anda adalah Penghianat Bangsa.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kesetaraan Gender vs Poligami"

Posting Komentar