Susu Kaleng 13.2 : Wanita Nembak Pria

Jakarta (Pasutri) - Sebuah sinetron drama percintaan remaja yang cukup lengkap penggambarannya mengenai komunikasi sosial, yang secara psikologis menggambarkan adanya hubungan status sosial dengan pola interaksinya.

Dimulai dari Fani, yang mempunyai status sosial lebih tinggi dari ketiga teman-temannya. Nina, anak seorang Janda, yang kebetulan bersahabat dengan Fani.

Ivan dan Seto, dua orang sahabat yang berstatus sosial biasa biasa saja, awalnya mereka adalah kenalan atau teman dari Nina.

Sebuah dan sebenarnya Seto, drama dimana juga muncul, dari Fani awal jatuh ketika perkenalannya hati Fani dengan dikenalkan Ivan. dengan Sementara Nina dua pada orang sahabat tersebut, juga jatuh hati dengan Ivan.

Nina melihat kondisinya, yang secara status sosial dibawah Fani, ia pun ragu-ragu untuk bersaing dengan Fani.

Disebuah kesempatan, akhirnya Fani yang kaya raya, memberanikan diri menyatakan cintanya kepada Ivan. Sementara, justru Seto yang menyatakan cintanya kepada Nina.

Dari pola menyatakan cinta tersebut, yang menyatakan cinta biasanya mempunyai rasa percaya diri yang lebih besar, selain perasaannya yang sudah menggebu-gebu untuk mendapatkan sang pujaan hatinya.

Pada kasus ini, rasa percaya diri itu, sangat dimungkinkan karena "Status Sosialnya" Fani - yang lagi-lagi biasanya secara logis dilihat dari perbedaan materi yang dimiliki seseorang.

Apapun dan darimanapun datangnya percaya dirinya seseorang, atas nama kesetaraan jender, terlihat bahwa wanita pun sudah setara. Karena dari adegan yang saya tangkap, Ivan sama sekali tidak melecehkan pernyataan cinta dari Fani.

Sampai pada "wanita yang menembak pria" saya sepakat, bahwa sudah saatnya menyatakan cinta bukan lagi monopoli kaum pria.

Hal Yang tidak sepakat adalah, jika mereka akhirnya menjadi Suami Istri, mengapa opini yang tetap melekat adalah, mengapa si Suami yang tetap harus mencari nafkah. Padahal yang mempunyai peran utama dalam proses yang menghantarkan, mereka sampai ke jenjang pernikahan adalah yang wanita, karena sang wanita-lah yang memulai membuka kesempatan tersebut.

Artinya, kalau hal ini tidak dari sekarang dikritisi, mugkin di kemudian hari, penjajahan wanita terhadap pria akan mirip seperti zaman perbudakan. Dimana majikan dapat memilih dengan seenaknya, siapa-siapa yang akan dijadikannya sebagai budaknya.

Jam Tayang SCTV tanggal 3 September 2010, jam 12.30 siang.

Dengan judul : "COWOK MANIS di Halte BUSWAY"

Twitter : @Pasutri
Instagram : @igpasutri
www.pasutri.web.id

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Susu Kaleng 13.2 : Wanita Nembak Pria"

Posting Komentar